Ketika Ibu Rumah Tangga Membaca Televisi

Ketika Ibu Rumah Tangga Membaca Televisi

Ebook Gratis

Download Ebook

APAKAH ALASAN mengajak para ibu rumah tangga menjadi peserta pelatihan melek media (media literacy)? Apakah karena mereka merupakan kelompok yang paling mudah dibujuk-rayu televisi? Apakah karena para ibu tumah tangga dinilai sebagai pecandu (heavy viewer) sinetron? Ataukah, karena kedudukan mereka se bagai kaum perempuan yang kerap ditempatkan sebagai objek pendulang keuntungan bisnis industri media?

Perempuan memang seringkali menjadi korban media, dalam hal ini televisi. Dalam program sinetron, sosok perempuan senantiasa diposisikan secara stereotype, misalnya, mereka sering digambarkan sebagai tokoh yang berkarakter galak, suka membentak, dan suka memukul. Pada saat lain, mereka dilukiskan sebagai sosok yang mudah menangis. Marjinalisasi perempuan pun tampak dalam iklan, seperti dilukiskan Kasiyan di bukunya yang berjudul Manipulasi dan Dehumanisasi Perempuan dalam Iklan (2008).

Ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dipilih dengan pertimbangan utama karena mereka memiliki apa yang disebut sebagai kepedulian. Mengikuti pendapat Giligan (dalam Magnis-Suseno, 2005), kepedulian pada orang lain adalah unsur-unsur moral khas perempuan. Kepedulian ini secara konkret berdasarkan empati, kebaikan hati atau belas kasihan. Pandangan Giligan merupakan kritik kepada Kohlberg, yang memakai tolok ukur kemajuan moral sebagai pencapaian sikap moral yang berorientasi pada prinsip abstrak keadilan dan menempatkan kepedulian sebagai tahap sementara yang perlu dilengkapi dengan wawasan keadilan yang berprinsip. Berbeda dengan kepedulian, konsepsi (etika) keadilan menggendong sejumlah kata kunci seperti ”hak”, ”kewajiban”, ”kontrak”, fairness, ”ketimbalbalikan”, dan”otonomi”.

DAFTAR ISI
Pengantar 5
Literasi Media sebagai Sebuah Gerakan Kultural 9
(Sebuah Titik Berangkat)
BAGIAN I
KAJIAN TEORETIK
Literasi Media : Idealisasi Penguatan Publik atas Media 17
Urgensi Literasi Media pada Pertelevisian Indonesia 44
Literasi Media dan Tayangan Televisi dalam Lingkup Kajian Makro-Mikro 59
BAGIAN II
PENGALAMAN TERBAIK (BEST PRACTICES)
Ketika Ibu-ibu di Lereng Merapi Membaca Televisi 79
Pengalaman Ibu-ibu Babarsari Membaca Televisi 97
Ibu-ibu Rumah Tangga di Terban Membaca Televisi 113
Ibu-ibu PKK Muja-Muju Membaca Televisi 131
Bebaskan Anak dari Jerat Sihir Kotak Ajaib : 145
Pembacaan Televisi oleh Ibu-ibu Tamantirto
BAGIAN III
EVALUASI KEGIATAN LITERASI MEDIA TELEVISI
Efektivitas Program Pelatihan Literasi Media Pada Kaum Ibu di Perkotaan 157
Testimoni Fasilitator 179
Epilog : Dari “Masyarakat” ke “Massa Rakyat” Peduli Media 189
(Catatan Untuk Kiprah MPM dan Literasi Media)
Biodata Penulis 201

Semoga ebook “Ketika Ibu Rumah Tangga Membaca Televisi” ini dapat membangun kesadaran kritis kita dan membangun masyarakat yang lebih baik. Amiin.

Btw, jika rekan-rekan juga tertarik dengan dunia website dan internet marketing, rekan-rekan dapat mengisi form untuk memperoleh tutorial gratis dengan mengklik link http://superinternetmarketer.com/register atau mengklik gambar di bawah ini.

Salam Sukses Bahagia,

Admin Gudang Ebook

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*