Pelintiran Kebencian : Rekayasa Ketersinggungan Agama dan Ancamannya bagi Demokrasi

Pelintiran Kebencian : Rekayasa Ketersinggungan Agama dan Ancamannya bagi Demokrasi

Pelintiran Kebencian

Ebook Gratis

Download Ebook

Ketika pada sekitar Januari dan Februari tahun ini, 2017, kami di Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) membaca dan mendiskusikan edisi Inggris buku ini, kami segera menyadari relevansi tesis-tesis besarnya dengan suasana sosial dan politik di Indonesia. Saat itu kita sedang disibukkan oleh Pilkada Jakarta, yang gema dan dampaknya memengaruhi seantero pelosok negeri. Kami menemukan dalam peristiwa itu apa yang dalam buku ini disebut “pelintiran kebencian”. Dan di sana kami melihat bukti-bukti kuatnya klaim Cherian George, penulisnya: alat strategis itu, pelintiran kebencian, digunakan para makelar politik untuk memenangkan pertarungan Pilkada Jakarta dengan cara-cara yang jelas membahayakan demokrasi.

Menariknya, Indonesia adalah salah satu negara demokrasi yang dijadikan bahan studi kasus dalam buku ini, selain Amerika Serikat dan India. Peristiwa dalam Pilkada Jakarta seperti memberi kami sequel atau apendiks dari apa yang disampaikan George dalam salah satu bab bukunya. Hal yang sama juga akan tampak jika nanti Anda membaca bab mengenai Amerika Serikat, merenungkan kembali cara-cara Donald Trump memenangkan pemilihan umum, dan melihat langkah-langkah aktualnya kini sebagai presiden terpilih. Semuanya menunjukkan bahaya pelintiran kebencian sebagai strategi politik.

Selain mencerahkan, membantu kita memahami situasi yang sedang berkembang, nilai penting lain buku ini adalah karena penulisnya menawarkan obat yang dapat kita minum untuk mengatasi wabah penyakit pelintiran kebencian. Tawaran-tawaran itu penting kita diskusikan, khususnya dengan meletakkannya dalam konteks kita. Agar demokrasi kita bisa bertahan, kita wajib memahami apa yang menggerogoti tubuhnya dan mencari pil yang bisa menyembuhkannya.

Penerbitan edisi Indonesia ini akan bermanfaat jika para pembaca bisa berbagi dengan kami tentang dua kepedulian itu: bahwa pelintiran kebencian adalah penyakit sangat berbahaya, dan bahwa penyakit itu ada obatnya, meskipun tidak mudah ditelan, karena ia mensyaratkan partisipasi setiap warganegara! Begitulah demokrasi dan dilemanya: sistem politik ini bisa mengobati diri sendiri, menjadikannya lebih kuat, tapi caracara mengobatinya harus demokratis pula. Demokrasi mengharamkan prinsip “tujuan menghalalkan cara”, yang persis merupakan prinsip dasar bekerjanya pelintiran kebencian.

Semoga buku “Pelintiran Kebencian : Rekayasa Ketersinggungan Agama dan Ancamannya bagi Demokrasi” yang ditulis oleh Cherian George ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya, terutama dalam membangun dan mengembangkan kehidupan berbangsa dan beragama yang sehat di negeri ini. Amiin.

Btw, jika rekan-rekan juga tertarik dengan dunia website dan internet marketing, rekan-rekan dapat mengisi form untuk memperoleh tutorial gratis dengan mengklik link http://superinternetmarketer.com/register atau mengklik gambar di bawah ini.

Salam Sukses Bahagia,

Admin Gudang Ebook

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*